Etik News. Bandar Lampung. — Indonesia adalah bangsa besar yang berdiri kokoh di atas Undang-Undang Dasar 1945 dan berlandaskan Pancasila. Kebesaran bangsa tidak hanya diukur dari stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi dari sejauh mana negara mampu menghadirkan keadilan sosial, menjaga persatuan, serta melindungi kepentingan rakyat dan kedaulatan sumber daya alam.
Sekretaris DPW Petanesia (Pencinta Tanah Air Indonesia ) Provinsi Lampung, Gebes Soetikno, menegaskan bahwa cinta tanah air harus berakar kuat pada nilai-nilai agama, suku, budaya, dan kemajemukan sebagai fondasi moral bangsa. Nilai-nilai tersebut menjadi penuntun agar Indonesia tidak kehilangan jati diri di tengah arus globalisasi yang semakin kompleks.
Di era globalisasi, kewaspadaan nasional menjadi keharusan. Kepentingan asing masih berupaya menguasai sumber daya alam Indonesia, sering kali melalui mekanisme ekonomi yang beririsan dengan kepentingan cukong dan oligarki. Ketika kekuasaan ekonomi hanya berputar di lingkaran sempit, sementara rakyat kecil masih menjerit, maka rasa keadilan dan kepercayaan publik berpotensi terkikis.
“Pembangunan tidak boleh hanya dinikmati segelintir kelompok. Negara harus hadir secara adil, tegas, dan berpihak kepada rakyat, terutama masyarakat menengah ke bawah yang masih merasakan kesenjangan,” tegas Gebes Soetikno.
Namun demikian, di tengah kritik dan tantangan tersebut, DPW Petanesia Provinsi Lampung tetap menyampaikan optimisme dan harapan. Dengan kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta kepemimpinan daerah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. dan Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., diyakini arah pembangunan ke depan akan semakin kuat, tegas, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Refleksi ini menjadi pengingat bahwa persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial merupakan kunci utama menuju Indonesia Emas. Kepemimpinan yang kuat harus disertai keberanian menertibkan ketimpangan, mengendalikan dominasi oligarki, serta memastikan kekayaan daerah dan nasional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Sebagai penutup, DPW Petanesia Provinsi Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu menyongsong Tahun 2026 dengan keyakinan dan kepercayaan bersama. Dengan sinergi antara pemerintah dan rakyat, serta tetap berpegang pada nilai Pancasila dan kearifan lokal, Lampung diyakini akan semakin maju, dan Indonesia melangkah lebih mantap menuju bangsa yang berdaulat, adil, dan lebih sejahtera.






