Etik News | Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan peran TVRI Stasiun Lampung sebagai media penyiaran publik yang adaptif, kredibel, dan transformatif di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan disrupsi media digital.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, saat membuka kegiatan Marketing Gathering dan Forum Diskusi Publik bertajuk “Transformasi TVRI Lampung: Mendengar Publik, Tumbuh Bersama Mitra” di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Senin (15/6/2026).
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Ganjar Jationo, ditegaskan bahwa media penyiaran publik memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam memperkenalkan berbagai keberhasilan program Desaku Maju yang menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.
Menurutnya, transformasi TVRI menjadi kebutuhan penting agar mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menghadirkan konten yang informatif, edukatif, dan relevan bagi masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.
“TVRI merupakan sarana edukasi dan ruang berbagi pengalaman yang telah menjadi bagian dari perjalanan bangsa. Di tengah banjir informasi saat ini, masyarakat membutuhkan media yang kredibel dan dapat dipercaya. Saya berharap TVRI mampu menjadi etalase kemajuan desa dengan mengangkat kisah sukses petani, pelaku UMKM, serta tokoh-tokoh inspiratif di pelosok Lampung agar dikenal lebih luas,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun Lampung, Muhammad Ikhsan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap penguatan peran TVRI sebagai lembaga penyiaran publik.
Ia menegaskan bahwa TVRI terus berupaya melakukan pembenahan dan inovasi guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis melalui berbagai bentuk kolaborasi strategis dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat.
“Forum ini menjadi wadah silaturahmi bersama para mitra strategis. Kami meyakini bahwa sinergi adalah kunci menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Kolaborasi antara media publik, pemerintah, dan dunia usaha akan menjadi motor penggerak dalam mempercepat pembangunan di Provinsi Lampung,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbodjati, mengajak seluruh mitra untuk memanfaatkan momentum kolaborasi yang semakin kuat, termasuk dalam menyambut siaran ajang sepak bola dunia yang akan ditayangkan TVRI.
Menurut Retno, sinergi yang terjalin tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas siaran, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
“Melalui momentum ini, kami mengajak pemerintah daerah dan seluruh mitra strategis untuk bersama-sama menyemarakkan siaran Piala Dunia. Kami berharap kolaborasi ini mampu memberikan dampak ekonomi yang positif, khususnya bagi pelaku UMKM, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Forum diskusi publik tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam menyelaraskan visi antara TVRI sebagai media penyiaran publik dengan para pemangku kepentingan di Lampung, sehingga TVRI Lampung semakin relevan, dipercaya, dan dicintai masyarakat sebagai sumber informasi yang berkualitas dan mencerdaskan.
(Dkpl)






