Etik News, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menyambut kepulangan Camelia (4), seorang anak berkebutuhan khusus (Down Syndrome) asal Kabupaten Pringsewu yang sebelumnya sempat terlantar di Malaysia. Penjemputan dilakukan di Bandara Radin Inten II, Selasa (10/02/2026).
Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, yang turut menyambut kedatangan Camelia, menyampaikan bahwa proses pemulangan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara kementerian terkait, Pemerintah Provinsi Lampung, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.
Wulan Mirza menjelaskan bahwa Camelia merupakan warga Lampung yang berasal dari Kabupaten Pringsewu. Proses pemulangannya dipantau langsung oleh kementerian hingga akhirnya diserahterimakan kepada pemerintah daerah.
Hari ini setelah melalui proses pemantauan dari kementerian dan juga koordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Camelia diantarkan langsung ke Provinsi Lampung oleh perwakilan KBRI di Kuala Lumpur, Malaysia,” ujar Wulan Mirza didampingi Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, Kepala Dinas PPPA, dan Kepala Dinas Sosial.
Setibanya di Lampung, Camelia akan segera mendapatkan penanganan medis dan sosial guna memastikan kondisinya dalam keadaan baik. Pemerintah Provinsi Lampung juga telah menunjuk Yayasan Bussaina sebagai lembaga yang akan memberikan pengasuhan sementara.
Insya Allah Camelia akan diserahkan ke Yayasan Bussaina. Sebelumnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, kemudian akan dirawat dengan penuh kasih sayang dan perhatian di yayasan tersebut,” jelasnya.
Wulan Mirza turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulangan Camelia, khususnya KBRI Kuala Lumpur yang telah memberikan perlindungan selama Camelia berada di luar negeri. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar Camelia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Sementara itu, perwakilan KBRI Kuala Lumpur bagian konsuler, Ni Putu Anggraeni, yang turut mengantarkan kepulangan Camelia mengatakan bahwa keberhasilan pemulangan ini merupakan hasil komunikasi intensif antara perwakilan Indonesia di luar negeri dengan pemerintah daerah.
“Camelia adalah warga Lampung, tepatnya dari Kabupaten Pringsewu. Orang tuanya tinggal di Malaysia sejak ia lahir empat tahun lalu. Berkat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan BP3MI Lampung, hari ini Camelia akhirnya bisa kembali ke tanah air dan mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah,” ujar Ni Putu Anggraeni.
Pihak KBRI berharap melalui pendampingan dari Pemerintah Provinsi Lampung, Camelia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di lingkungan yang mendukung.
“Kami berharap Camelia selalu sehat dan dapat tumbuh dengan baik di Lampung. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan BP3MI Lampung yang telah membantu proses pemulangan ini,” pungkasnya.
(Red)
