Etik News. Bandar Lampung, — Pemerintah memprediksi lonjakan arus mudik Lebaran tahun ini akan meningkat signifikan. Berbagai skenario telah disiapkan, mulai dari kondisi padat hingga sangat padat di Pelabuhan Bakauheni.
Hal tersebut disampaikan oleh Bambang yang menyebutkan bahwa kapasitas penyeberangan kini semakin meningkat dengan hadirnya Dermaga Eksekutif 2 serta penambahan kapal-kapal baru yang siap melayani pemudik.
Kapasitas penyeberangan kita meningkat dengan adanya Dermaga Eksekutif 2 dan kapal-kapal baru. Selain itu, Bandara Radin Inten II juga sudah kembali berstatus internasional dengan penerbangan langsung ke Kuala Lumpur,” kata Bambang.
Ia juga menyampaikan kabar baik terkait dukungan transportasi ramah lingkungan di Provinsi Lampung. Menurutnya, saat ini telah tersedia layanan taksi listrik serta rencana penyediaan sekitar 300 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) guna mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Sementara itu, dari sisi energi, Sales Branch Manager Lampung II PT Pertamina Patra Niaga, Reiner Bontong memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman.
Pertamina memproyeksikan adanya kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline hingga 36 persen selama periode arus mudik Lebaran.
Kami menyiagakan 96 SPBU yang beroperasi selama 24 jam serta layanan motoris untuk menjangkau kendaraan yang terjebak kemacetan, baik di jalur tol maupun jalur arteri. Stok LPG 3 kg juga akan kami tambah fakultatifnya sebesar 11 persen,” jelas Reiner.
Menutup rapat tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta seluruh instansi terkait untuk mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Ia berharap koordinasi yang dilakukan dapat memberikan hasil nyata di lapangan, bukan sekadar rencana di atas kertas.
“Tujuan kita satu, memastikan masyarakat Lampung bisa menjalankan ibadah dengan tenang, harga tetap terkendali, pasokan terjamin, dan kantong masyarakat pun tetap aman,” pungkas Gubernur.
(Red)
