Etik News. Branti. 12/02/2026. – Provinsi Lampung secara resmi kembali mengaktifkan konektivitas internasional melalui penerbangan perdana (inaugural flight) rute Lampung (TKG)–Kuala Lumpur (KUL), Kamis (12/2/2026). Momentum ini menandai kembalinya status Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional yang siap melayani mobilitas global.
Kesiapan Pemeriksaan Keimigrasian
Guna menyukseskan operasional penerbangan internasional tersebut, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Lampung melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung telah melakukan berbagai persiapan. Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Lampung, Nur Raisha Pujiastuti, didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung, Taufiq Hidayat, hadir langsung di terminal internasional untuk memantau proses pemeriksaan keimigrasian.
Nur Raisha Pujiastuti menyatakan dukungan penuh atas diaktifkannya kembali rute internasional di Bandara Radin Inten II. Ia menegaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan guna memastikan seluruh petugas di lapangan menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP). Menurutnya, sinergi lintas instansi sangat penting agar perkembangan penerbangan internasional di Lampung berjalan dengan pengawasan keimigrasian yang ketat namun tetap humanis.
Sementara itu, Taufiq Hidayat menegaskan komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan pemeriksaan keimigrasian yang profesional bagi para penumpang. Seluruh proses di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) dilaksanakan sesuai dengan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya terkait penguatan fungsi pemeriksaan di TPI.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan kompetensi sumber daya manusia dalam menjalankan tugas tanpa kompromi terhadap praktik korupsi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan reformasi birokrasi.
Sejumlah personel imigrasi diterjunkan di konter keberangkatan untuk melayani 118 penumpang dan 8 awak pesawat maskapai TransNusa dengan nomor penerbangan 8B 9671 yang berangkat pada pukul 12.45 WIB. Proses pemeriksaan paspor dipastikan berjalan lancar, aman, dan sesuai standar protokol internasional.
Optimisme Penerbangan Internasional Berkelanjutan
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan bahwa rute penerbangan internasional ini memiliki arti strategis dalam menjaga status internasional Bandara Radin Inten II agar tidak kembali terdegradasi.
Misi Dagang dan Perlindungan Pekerja Migran
Penerbangan perdana ini juga membawa misi pembangunan. Wagub Jihan bersama rombongan yang terdiri dari perwakilan instansi vertikal dan akademisi dijadwalkan melakukan pertemuan dengan KBRI di Kuala Lumpur untuk membahas potensi kerja sama perdagangan serta perlindungan bagi sekitar 8.000 pekerja migran asal Lampung di Malaysia.
Selain itu, rute ini diproyeksikan memberikan efisiensi bagi sekitar 24.000 jemaah umrah asal Lampung per tahun yang kini dapat melakukan penerbangan lanjutan melalui Kuala Lumpur tanpa harus transit di Jakarta, dengan estimasi penghematan biaya perjalanan hingga Rp2 juta per orang.
Layanan ke Depan
Berdasarkan jadwal, rute internasional ini akan dilayani secara reguler oleh TransNusa sebanyak dua kali sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis. Selain TransNusa, Bandara Radin Inten II juga dijadwalkan menerima kedatangan penerbangan charter internasional dari maskapai Sriwijaya Air.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik di gerbang udara Lampung guna mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata, serta mobilitas masyarakat Lampung ke kancah internasional.
Detail Penerbangan Inaugurasi:
• Maskapai: TransNusa (8B 9671)
• Rute: Lampung (TKG) – Kuala Lumpur (KUL)
• Waktu Keberangkatan: 12.45 WIB
• Jumlah Penumpang dan Awak: 118 Penumpang, 8 Awak Pesawat
• Status Bandara: Internasional (Aktif Kembali).
(Red)






