Ketua KWRI Lampung Nilai Musda II JMSI Strategis bagi Masa Depan Media Digital

Etik News. Bandar Lampung – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Provinsi Lampung, H. Iqbal Putra Panglima, ST., MT., menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-II Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung yang digelar di Azana Boutique Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Bandar Lampung, Sabtu (21/12/2025).

Kehadiran Ketua DPD KWRI Lampung tersebut menegaskan dukungan KWRI terhadap penguatan profesionalisme, etika jurnalistik, serta keberlanjutan industri media siber di Provinsi Lampung. Musda II JMSI Lampung dinilai sebagai momentum strategis untuk konsolidasi organisasi media sekaligus peneguhan peran pers dalam mendukung pembangunan daerah.

Musda II Pengda JMSI Provinsi Lampung berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Salah satu agenda utama adalah pemilihan Ketua JMSI Provinsi Lampung periode 2025–2030. Melalui mekanisme musyawarah mufakat, Ahmad Novriwan kembali dipercaya memimpin JMSI Lampung untuk periode kedua setelah sebelumnya menjabat pada periode 2022–2025.

Keputusan aklamasi tersebut didukung oleh delapan Pengurus Cabang JMSI kabupaten/kota, yakni Pesawaran, Lampung Selatan, Lampung Timur, Kota Metro, Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Pringsewu, serta mendapat dukungan penuh dari Pengurus Daerah Provinsi Lampung dan Pengurus Pusat JMSI.

Ketua DPD KWRI Provinsi Lampung, H. Iqbal Putra Panglima, menilai Musda II JMSI Lampung sebagai ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarlembaga pers dan perusahaan media. Menurutnya, profesionalisme media siber harus dibangun melalui tata kelola perusahaan pers yang sehat, kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

KWRI memandang penting kolaborasi antarlembaga pers agar media siber di Lampung tidak hanya cepat dalam menyajikan informasi, tetapi juga akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” tegasnya di sela kegiatan.

Selain agenda Musda, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penganugerahan JMSI Award 2025 kepada tokoh nasional dan daerah yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan, pelayanan publik, pendidikan, penegakan hukum, serta kemajuan pers.

Dalam sambutannya usai terpilih, Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jajaran pengurus. Ia menegaskan bahwa JMSI sebagai organisasi pengusaha media harus mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.

“Sebagai organisasi pengusaha media, JMSI harus mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah sehingga memberi maslahat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun ekosistem media yang sehat dan profesional. Saat ini, JMSI Provinsi Lampung memiliki sekitar 90 perusahaan media yang terdaftar, namun akan dilakukan evaluasi terhadap keaktifan anggota.

“Perusahaan media yang tidak aktif menjalankan fungsi perusahaan dan kerja jurnalistik akan kami evaluasi, bahkan dicoret dari keanggotaan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP JMSI Teguh Santosa memberikan apresiasi atas soliditas dan kematangan organisasi JMSI Lampung. Menurutnya, kepemimpinan Ahmad Novriwan telah menjadikan JMSI Lampung sebagai salah satu role model organisasi JMSI di tingkat nasional.

“Keputusan aklamasi ini menunjukkan organisasi berjalan dengan baik, solid, dan dewasa. JMSI Lampung bahkan menjadi contoh bagi daerah lain maupun JMSI Pusat,” kata Teguh.

Musda II Pengda JMSI Provinsi Lampung turut dihadiri unsur Forkopimda, Pangdam II/Sriwijaya, Polda Lampung, Brigif 4 Marinir/BS, KNPI Lampung, para bupati dan wali kota, pimpinan perguruan tinggi, tokoh pers, serta pimpinan perusahaan media.

(Red)