Etik News | Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung resmi membuka seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi dan nasional tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (27/4/2026).
Dalam sambutannya, Marindo menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang sarat makna kebangsaan.
Ini adalah misi kebanggaan sekaligus misi kebangsaan. Tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik, tetapi juga kematangan mental dan semangat pengabdian,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa tugas Paskibraka merupakan amanah yang mulia, yakni mengibarkan dan menurunkan Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus.
“Yang kita cari adalah pribadi yang bertanggung jawab, disiplin, rela berkorban, berdedikasi tanpa pamrih, berakhlak mulia, serta memiliki integritas,” tegasnya.
Marindo juga menyampaikan keyakinan Gubernur Lampung bahwa seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik dari kabupaten/kota se-Lampung yang telah melalui tahapan seleksi sebelumnya.
“Kehadiran kalian di sini adalah bentuk kepercayaan dan kebanggaan. Tunjukkan kemampuan terbaik dan jadilah teladan,” pesannya.
Ia menambahkan, selain aspek fisik, penilaian seleksi juga mencakup kepemimpinan, ketahanan mental, serta karakter peserta.
Kepada panitia dan tim seleksi, Marindo mengingatkan agar proses berjalan secara objektif, transparan, adil, dan menjunjung tinggi integritas, serta didukung sinergi antarinstansi.
Mengakhiri sambutannya, ia secara resmi membuka kegiatan seleksi tersebut.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, seleksi calon anggota Paskibraka tingkat Provinsi Lampung dan nasional tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Achmad Saefullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan ideologi Pancasila sekaligus kaderisasi calon pemimpin bangsa.
Ia menyebutkan, seleksi berlangsung selama lima hari, mulai 27 April hingga 1 Mei 2026, dengan diikuti 90 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Lampung.
Adapun lokasi kegiatan meliputi Gedung Pusiban, RSUD Abdul Moeloek, dan Stadion Pahoman, Bandar Lampung.
“Dari seleksi ini akan dipilih dua peserta untuk mewakili Lampung di tingkat nasional, serta sejumlah peserta lainnya bertugas di tingkat provinsi,” pungkasnya.
