Etik News | Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Satgas Pangan TNI memperkuat pemantauan terhadap pergerakan komoditas pangan, khususnya gabah, sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas pangan di daerah.
Pemantauan dilakukan di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (24/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati satu unit truk sedang yang mengangkut gabah dengan muatan sekitar 10 ton dan direncanakan menuju wilayah Jawa Barat.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan serta berkoordinasi dengan pengemudi terkait dokumen, asal, dan tujuan pengiriman. Berdasarkan hasil koordinasi di lapangan, pemilik barang tidak turut dalam perjalanan tersebut.
Sebagai langkah penanganan, petugas memberikan arahan kepada pengemudi untuk membawa kendaraan beserta muatan gabah menuju gudang terdekat. Setelah dilakukan koordinasi lebih lanjut, kendaraan dan muatan gabah tersebut kemudian diarahkan kembali ke daerah asal.
Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Lampung, M. Firsada, mengatakan pemantauan tersebut merupakan langkah preventif pemerintah daerah untuk memastikan pergerakan komoditas pangan tetap terpantau dan distribusinya berjalan sesuai ketentuan.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, khususnya gabah. Kami mengedepankan koordinasi dan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan di lapangan,” ujar Firsada.
Menurutnya, pengawasan terhadap mobilitas komoditas pangan perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Langkah tersebut penting agar distribusi pangan tetap berjalan tertib sekaligus mendukung kepentingan masyarakat.
Firsada menambahkan, Satpol PP Provinsi Lampung bersama unsur TNI akan terus melakukan pemantauan secara terukur dengan tetap mengedepankan ketentuan dan prosedur yang berlaku.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Prinsipnya, pengawasan dilakukan untuk mendukung ketersediaan pangan dan menjaga kepentingan masyarakat Lampung,” katanya.
Pemantauan di kawasan Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pengawasan terhadap mobilitas komoditas pangan. Melalui koordinasi lintas sektor, pemerintah berharap ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan stabilitas pangan di Provinsi Lampung dapat terus terjaga.
(Pl))












