Etik News | Bandar Lampung — Sejumlah pelaku industri kreatif di Kota Bandar Lampung mulai membangun sinergi untuk mengembangkan sebuah karya bersama yang untuk sementara diberi nama “PROJECT PORTOFOLIO.”
Gagasan tersebut dibahas dalam agenda silaturahmi yang berlangsung di RM. Mbak Mini, Way Halim Permai, Bandar Lampung, Jumat malam (21/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bertukar ide mengenai konsep, peluang kerja sama, serta strategi menghasilkan karya kreatif yang dapat menjadi portofolio bagi seluruh pihak yang terlibat.
Hadir dalam agenda tersebut sejumlah pelaku industri kreatif dari berbagai bidang, yakni Carissa Makeup (MUA), Valentine Dekorasi (Vendor Dekorasi), Zevanya Kebaya (Butik Kebaya), Latisa Galeri (Butik Gaun), Kitapunya.Moment (Konten Kreator), Matt Potrait dan Gandol Fotografer (Fotografer), serta sejumlah model cantik yang akan mendukung konsep karya tersebut.
Agenda dipimpin oleh Gandol, dengan fokus pembahasan pada kolaborasi lintas profesi. Setiap pihak diharapkan dapat memberikan kontribusi sesuai bidang dan keahliannya untuk menghasilkan karya visual yang menarik, profesional, dan memiliki nilai portofolio.
Berbagai unsur kreatif dilibatkan, mulai dari tata rias, busana, dekorasi, model, fotografi hingga produksi konten. Sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menjadi media promosi sekaligus ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.
Gandol selaku pimpinan menyampaikan bahwa PROJECT PORTOFOLIO masih berada dalam tahap penyusunan konsep. Nama tersebut juga masih bersifat sementara hingga nantinya disepakati nama resmi proyek.
“Untuk sementara kita menggunakan nama PROJECT PORTOFOLIO. Konsep dan nama proyek masih dalam tahap pembahasan. Yang terpenting adalah membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik antarbidang untuk menghasilkan karya yang berkualitas,” ujar Gandol.
Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal terciptanya ekosistem kreatif yang semakin solid dan profesional di Lampung, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, memperluas jaringan, serta menghasilkan karya-karya positif dan inspiratif.
(Gbs)
