Triwulan I 2026, Transaksi Kendaraan di Lampung Tembus Rp2,5 Triliun

Etik News | Bandar Lampung — Daya beli masyarakat Provinsi Lampung menunjukkan tren positif pada triwulan I tahun 2026. Hal ini tercermin dari meningkatnya pembelian kendaraan bermotor baru sepanjang Januari hingga Maret 2026.

Berdasarkan perbandingan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah kendaraan baru meningkat dari 32.858 unit pada 2025 menjadi 39.817 unit pada 2026. Kenaikan ini mencapai 6.959 unit atau sekitar 21 persen.

Tidak hanya dari sisi volume, nilai transaksi juga mengalami peningkatan signifikan. Total nilai pembelian kendaraan baru pada triwulan I 2026 diperkirakan mencapai Rp2,5 triliun, yang terdiri dari kontribusi kendaraan roda dua sebesar Rp1,03 triliun dan roda empat sekitar Rp1,49 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Saipul, menyatakan bahwa capaian ini menjadi indikator menguatnya konsumsi masyarakat.

“Peningkatan ini menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin baik. Pembelian kendaraan sebagai barang tahan lama mencerminkan kemampuan finansial yang meningkat, didukung kemudahan akses pembiayaan serta kepercayaan terhadap kondisi ekonomi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya transaksi kendaraan turut memberikan efek berganda terhadap perekonomian, mulai dari sektor pembiayaan, asuransi, dealer, bengkel, hingga perdagangan suku cadang. Selain itu, juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama.

Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan kebutuhan mobilitas yang meningkat, tetapi juga menjadi indikator membaiknya aktivitas ekonomi di Provinsi Lampung. Momentum tersebut diharapkan terus terjaga melalui peningkatan layanan publik, kemudahan administrasi, serta penguatan infrastruktur dan kebijakan ekonomi yang adaptif.

(DKPL)