Penyegaran Birokrasi, 18 Pejabat Eselon II Pemkot Metro Bergeser

Etik NewsKota MetroSebanyak 18 pejabat eselon II (Kepala Dinas/Badan) di Lingkungan Pemerintah Kota Metro resmi dilantik dan mengambil sumpah oleh Wali Kota H. Bambang Iman Santoso pada Senin (23/02/2026), bertempat di Aula Pemkot Metro. Pelantikan ini merupakan bagian dari perombakan (rolling) jabatan strategis di era kepemimpinan Bambang bersama Wakil Wali Kota Rafieq Adi Pradana, yang menyusul beberapa pergantian pejabat tinggi sebelumnya seperti penunjukan Dr. Kusbani sebagai Plh. Sekretaris Daerah pada 20 Februari 2026.

‎Sebanyak 17 pejabat berasal dari dalam lingkungan Pemkot Metro yang berpindah posisi, ditambah 1 pejabat yang sebelumnya bertugas di Kabupaten Mesuji. Wahyu Arswendo Umbara, mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Mesuji, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro menggantikan Helmy Zain yang bergeser menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

‎ Dalam sambutannya, Wali Kota Bambang menekankan bahwa penyegaran birokrasi bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan inovatif untuk meningkatkan pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah berat yang harus dipertanggungjawabkan kepada manusia dan Allah SWT.

‎‎Kalimatnya bukan Alhamdulillah, tapi Innalillahi. Kalau memang ada yang mengucap Alhamdulillah, ya bolehlah, tapi langsung introspeksi diri. Banyak hal dari jabatan yang kita miliki itu nantinya harus kita pertanggungjawabkan,” tegasnya.

‎ Wali Kota juga secara eksplisit menyinggung isu jual beli jabatan, menegaskan tidak ada transaksi dalam proses rotasi kali ini. “Kalau memang ada yang berbuat demikian, saya nyarinya tidak butuh waktu lama. Kalau saat pelantikan belum ketahuan, paling lambat tiga bulan pasti saya tahu,” jelasnya, menegaskan bahwa rotasi ini murni berbasis kebutuhan organisasi.

‎ Berikut daftar pejabat yang dirotasi:

‎ 1. Ir. Bangkit Haryo Utomo – dari Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

‎2. Dra. Rosita – dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik

‎3. Helmy Zain – dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

‎4. Wahyu Arswendo Umbara – dari Sekretaris DPRD Kabupaten Mesuji menjadi Kepala Dinas Perhubungan

‎5. Elmanani – dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

‎‎6. Ir. Yeri Ehwan – dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

‎‎7. Suwandi – dari Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup

‎8. Dr. Eko Hendro Saputra – dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Direktur UPTD RSUD Jenderal Ahmad Yani

‎9. dr. Fitri Agustina – dari Direktur UPTD RSUD Jenderal Ahmad Yani menjadi Kepala Dinas Kesehatan

‎‎10. Subehi – dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

‎11. dr. Silfia Naharani – dari Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

‎12. Sri Amanto – dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

‎‎13. Ismet – dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman

‎14. Syachri Ramadhan – dari Kepala Dinas Perdagangan menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

‎‎15. Ardah – dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

‎16. AC Yuliwati – dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Ketenagakerjaan

‎17. Wahyuningsih – dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

‎18. M. Supriadi – tetap menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Metro.

(Rills/Yanto)