Etik News. Jakarta, 4 November 2025 — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan keberlanjutan skema pembiayaan dan penyelesaian kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Hal ini disampaikan Presiden saat berada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, dalam paparan major project infrastruktur nasional.
Presiden menekankan bahwa fokus pemerintah bukan semata hitungan untung-rugi jangka pendek, melainkan kepastian manfaat ekonomi jangka panjang bagi rakyat dan perekonomian nasional.
“Indonesia negara besar, dengan kapasitas ekonomi besar. Fokus kita bukan semata untung-rugi jangka pendek, tetapi memastikan manfaat jangka panjang bagi rakyat, bagi konektivitas, bagi produktivitas ekonomi nasional,” ujar Presiden Prabowo saat ditemui di kawasan GBK Senayan.
Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia bukan negara sembarangan. Indonesia memiliki kapasitas geopolitik, kapasitas fiskal, dan kapasitas ekonomi untuk memutuskan strategi jangka panjang dengan penuh tanggung jawab.
“Kalau anak bangsa berbuat yang baik, yang hebat, ya harus dihargai. Tidak usah diributkan terus. Mari kita lihat manfaatnya untuk rakyat,” imbuhnya.
Presiden menyampaikan, pemerintah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga kelancaran penyelesaian kewajiban Whoosh tanpa menimbulkan beban fiskal yang tidak terukur, antara lain:
- 1. Evaluasi mendalam struktur keuangan proyek – untuk memastikan ruang efisiensi dan opsi restrukturisasi.
- 2. Optimalisasi aset terkait Whoosh – melalui komersialisasi aset dan value capture.
- 3. Kerja sama strategis – membuka ruang partisipasi investor maupun mitra strategis untuk memperkuat pembiayaan proyek.
Presiden Prabowo menegaskan dirinya akan mengawal langsung implementasi kebijakan tersebut.
“Saya akan kawal agar penyelesaian pembiayaan ini berjalan tertib, prudent, dan memberikan manfaat maksimal bagi rakyat Indonesia,” tegasnya.
“Nggak usah khawatir. Saya yang akan bertanggung jawab atas Whoosh ini,” tutup Presiden. (Red)













