ETIK NEWS- Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, PT Sumatraco Langgeng Makmur menegaskan komitmen kepedulian terhadap karyawan dan masyarakat melalui dukungan ibadah, lingkungan kerja kondusif, serta kontribusi berkelanjutan bagi pemenuhan garam beryodium nasional.
Lingkungan kerja kondusif selama Ramadan
Dalam siaran pers manajemen di Jakarta, perusahaan menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh karyawan dan masyarakat. Perusahaan menekankan pentingnya menghadirkan suasana kerja yang mendukung kekhusyukan Ramadan tanpa mengurangi performa dan kualitas layanan.
“Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan, semoga diberi keberkahan dan kebaikan,” demikian pernyataan resmi manajemen.
Pejabat Divisi Hubungan Masyarakat, Victor Emanuel, menjelaskan bahwa nilai-nilai Ramadan menjadi fondasi penguatan budaya kerja.
“Puasa menjadi penyemangat seluruh elemen perusahaan untuk terus berkarya dalam keberkahan. Nilai disiplin, empati, dan kebersamaan kami jadikan energi untuk menjaga produktivitas sekaligus kepedulian sosial,” ujarnya.
Jejak perusahaan dan kontribusi industri
Didirikan pada 1969 di Surabaya, PT Sumatraco Langgeng Makmur dikenal sebagai produsen garam konsumsi beryodium yang konsisten menjaga standar mutu. Perusahaan juga berperan dalam pengembangan industri garam skala kecil melalui program iodisasi bersama UNICEF.
Produk garam beryodium PT Sumatraco Langgeng Makmur saat ini dipasarkan secara luas di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Jawa Timur, Sulawesi, Nusa Tenggara, Kalimantan, hingga Papua. Jaringan distribusi yang kuat serta komitmen terhadap kualitas menjadikan perusahaan sebagai salah satu pilar penting dalam pemenuhan kebutuhan garam beryodium nasional.
Ramadan sebagai momentum kepedulian berkelanjutan
Momentum Ramadan 1447 H dimaknai sebagai penguatan nilai kepedulian, kebersamaan, dan keberkahan dalam setiap langkah bisnis. Perusahaan menegaskan bahwa komitmen kepada karyawan dan masyarakat tidak hanya hadir dalam bentuk produk berkualitas, tetapi juga dalam praktik kerja yang berempati dan bertanggung jawab sosial.***







