Etik News | Pesawaran — Musibah menimpa keluarga Veni Vatimah, warga Dusun Bernung I, RT 03, Desa Bernung, Kabupaten Pesawaran. Rumah yang ditempatinya bersama anaknya ambruk setelah diterjang angin kencang, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba. Saat itu, Veni bersama anaknya sedang mengikuti kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rumah yang roboh tersebut selama ini menjadi tempat tinggal keluarga Veni. Kondisinya memang sudah cukup memprihatinkan karena bangunan telah berusia sekitar 20 tahun dan sebagian besar terbuat dari material geribik dan bambu.
Sementara itu, orang tua Veni, Bapak Saleh, diketahui sehari-hari mengabdikan diri sebagai marbot di Masjid Al Jami Bernung. Sedangkan Nazarudin, salah satu anggota keluarga, saat ini sedang merantau ke Rawa Jitu untuk bekerja sebagai buruh serabutan atau buruh harian lepas.
Kepala Desa Bernung, Deswan, turut memberikan perhatian terhadap musibah yang dialami warganya. Pemerintah Desa Bernung melakukan pemantauan dan pendataan terhadap kondisi keluarga serta rumah yang mengalami kerusakan.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Febri Yanto, selaku Kaur Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Bernung. Menurutnya, kondisi bangunan rumah memang sudah cukup lama dan mengalami penurunan kondisi akibat faktor usia.
“Rumah tersebut sudah sekitar 20 tahun ditempati dan sebagian bangunannya terbuat dari geribik dan bambu. Kondisinya memang sudah cukup memprihatinkan,” ujar Febri Yanto.
Mengetahui adanya musibah tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah dan keluarga yang terdampak.
Staf BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Sutikno, hadir untuk melihat secara langsung kondisi rumah, berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bernung, serta memberikan pendampingan kepada keluarga Veni.
Kehadiran BAZNAS Pesawaran di tengah musibah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kondisi keluarga sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan pascakejadian.
BAZNAS Kabupaten Pesawaran terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya membantu warga yang mengalami musibah maupun berada dalam kondisi membutuhkan, melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta tepat sasaran.
Musibah tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian bersama. Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, BAZNAS, dan masyarakat, keluarga yang terdampak diharapkan dapat segera memperoleh bantuan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.
(Gbs)






