Etik News | Banyuwangi – Kondisi Jalan Ki Hajar Dewantara, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pengendara mengalami kecelakaan akibat banyaknya lubang di badan jalan. Peristiwa terbaru terjadi pada Sabtu malam (27/6/2026) sekitar pukul 22.17 WIB.
Menurut keterangan warga, seorang pengendara terjatuh setelah kehilangan kendali saat melintasi ruas jalan yang rusak. Warga sekitar segera memberikan pertolongan kepada korban sekaligus mengamankan lokasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan.
Selain dipenuhi lubang, ruas jalan tersebut juga minim penerangan sehingga kondisi pada malam hari dinilai sangat membahayakan pengguna jalan.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Aktivis LSM Harimau DPC Kabupaten Banyuwangi, Yusuf Kurniawan yang akrab disapa Iwan, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Banyuwangi agar segera melakukan perbaikan menyeluruh sebelum kembali menimbulkan korban.
“Kami meminta Dinas Pekerjaan Umum segera memperbaiki Jalan Ki Hajar Dewantara di Desa Tegalarum. Jangan menunggu sampai ada korban berikutnya. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegas Iwan.
Menurutnya, kerusakan jalan yang dibiarkan terlalu lama dapat mengancam keselamatan pengendara roda dua maupun roda empat. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata melalui pembangunan jalan dengan aspal hotmix, bukan sekadar perbaikan sementara.
Iwan juga menyampaikan aspirasi masyarakat agar perbaikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari wilayah timur Kantor Kecamatan Sempu hingga kawasan Stasiun Setail dan dilanjutkan sampai arah Stasiun Wadung, sesuai batas ruas jalan yang memerlukan pengaspalan.
“Kami berharap tidak lagi dilakukan tambal sulam. Masyarakat menginginkan perbaikan permanen menggunakan aspal hotmix agar jalan lebih aman dan nyaman dilalui,” ujarnya.
Selain menyampaikan aspirasi masyarakat, LSM Harimau DPC Kabupaten Banyuwangi menegaskan akan terus memantau kondisi infrastruktur jalan serta mengawal kinerja pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat.
Iwan juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalan Ki Hajar Dewantara, khususnya pada malam hari maupun saat hujan, karena lubang di badan jalan sulit terlihat dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyuwangi terkait jadwal penanganan kerusakan jalan tersebut. Warga berharap pemerintah segera merespons keluhan masyarakat dengan melakukan perbaikan permanen agar kejadian serupa tidak kembali terulang.








