Muscab V KWRI Pringsewu Berlangsung Demokratis, Jamhari Pimpin Periode Selanjutnya

Etik NewsPringsewu – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Pringsewu secara musyawarah dan mufakat menetapkan Jamhari sebagai Ketua DPC KWRI Pringsewu untuk periode selanjutnya.

Sidang Muscab berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Pada awal persidangan, Bustari Pulam Suaga, S.H., bertindak sebagai pimpinan sidang sementara sebelum forum menetapkan perangkat persidangan tetap. Selanjutnya, Rahmad Budiyanto ditetapkan sebagai pimpinan sidang tetap yang memimpin jalannya persidangan hingga pengambilan keputusan.

Melalui kesepakatan peserta yang memiliki hak suara, forum secara mufakat menetapkan Jamhari sebagai ketua terpilih. Keputusan tersebut dituangkan dalam berita acara sebagai bentuk legitimasi hasil Muscab.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Bendera Pataka KWRI sebagai simbol estafet kepemimpinan dan amanah organisasi kepada ketua terpilih.

Ketua DPD KWRI Provinsi Lampung, H. Iqbal Putra Panglima, S.T., M.T., menyampaikan ucapan selamat kepada Jamhari atas amanah yang diberikan. Ia berharap ketua terpilih mampu menjaga marwah organisasi, memperkuat solidaritas internal, serta menjadikan KWRI Pringsewu sebagai organisasi yang solid dan bermartabat.

Selamat kepada Ketua DPC terpilih. Semoga dapat menjaga marwah KWRI, membangun solidaritas yang tinggi di internal organisasi, serta menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Jamhari menyampaikan komitmennya untuk memperkuat profesionalisme, soliditas internal organisasi, serta memastikan seluruh anggota menjalankan tugas jurnalistik sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Kami berkomitmen menjaga integritas organisasi serta mendorong seluruh anggota untuk bekerja secara independen, akurat, dan bertanggung jawab demi kepentingan publik,” tegasnya.

Kegiatan Muscab V ditutup dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur serta harapan agar kepengurusan baru mampu membawa KWRI Pringsewu semakin maju dan berdaya guna.

(Gebes/Red)